Seasonal ARIMA dengan Python (Step by Step)

SARIMA Model dengan Python

Pada sebuah unggahan beberapa waktu sebelumnya, kita telah membahas bersama bagaimana praktik memodelkan Seasonal Autoregressive Integrated and Moving Average (SARIMA) dengan R. Pada unggahan kali ini, kita akan mencoba melakukan praktik pemodelan SARIMA menggunakan Python dengan GUI-nya Jupyter Notebook.

SARIMA merupakan salah satu model runtun waktu (time series) yang sering digunakan dalam melakukan estimasi atau peramalan baik di masa lampau maupun masa depan dengan berbekal data masa lalu. Prinsip dasar dari SARIMA adalah melakukan pemodelan berdasarkan pola musiman dengan memerhatikan rata-rata dan varians data pada periode sebelumnya.

Tipe data runtun waktu yang mengandung pola musiman ditengarai dengan adanya efek-efek musim yang terlihat dalam data. Periode musiman bisa terjadi secara bulanan, triwulanan, semesteran, atau tahunan. Sebagaimana ketika kita amati produksi buah semangka. Sebagai buah musiman, produksi semangka tidak selalu banyak di setiap bulannya. Dalam setahun, buah ini biasanya dipanen sebanyak 3-4 kali.

Itu artinya, pada periode-periode tertentu, produksi semangka dapat mencapai puncaknya. Sedangkan di lain waktu, semangka justru sangat langka dan tidak mudah ditemui di pasaran.

Dalam praktikum pemodelan SARIMA kali ini, data yang kita pakai bukanlah data produksi semangka. Melainkan data harga emas yang dapat diperoleh pada tautan berikut. Setelah datanya telah diunduh dan siap dimodelkan, berikut langkah-langkah pemodelan SARIMA dengan Python sebagai berikut:

sarima


Hasil pemodelan SARIMA pada kasus ini dari sisi akurasi memang terbilang cukup baik. Terlihat dari perbandingan antara data hasil prediksi model dengan data aktual harga emas berhimpitan. Kendati demikian, uji normalitas residual model belum normal. Terlihat nilai p-value uji Jarque Bera < alpha atau 0,05 sehingga residual model tidak mengikuti distribusi normal sehingga bila digunakan untuk peramalan jangka panjang justru biasnya semakin besar.

Demikian sedikit sharing kali ini. Semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk stay tune di blog sederhana ini. Selamat memahami dan mempraktikkan!

Add Comments


EmoticonEmoticon